Pusingnya PSSI Berperang Melawan Pandemi Virus Corona COVID-19 dan Diri Sendiri

146 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

Web Agen Game Depo / WD Link
AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Pusingnya PSSI Berperang Melawan Pandemi Virus Corona COVID-19 dan Diri Sendiri - Pandemi corona COVID-19 yang melanda seantero dunia menghantam berbagai sendi-sendi kehidupan manusia. Resesi ekonomi global tak bisa dihindari. Industri sepak bola, satu di pada elemen yang turut terkena imbas wabah penyakit yang mematikan ini. Sepak bola Indonesia ikutan ambruk karena penyebaran virus yang tak terkendali.

Hampir seluruh event sepak bola berhenti total. Mulai IDN Poker Online dari kompetisi profesional di banyak negara hingga laga-laga formal internasional agenda FIFA.

Dampak nyata dari penghentian perputaran uang industri bal-balan turut mati. Klub-klub kaya Premier League, La Liga, Serie A, ramai-ramai menggergaji bayaran para pemainnya sehingga terhindar dari kebangkrutan.

Sepak bola Indonesia turut terseret didalam pusaran krisis. Kompetisi kasta elite Shopee Liga 2020 dan kompetisi turunannya Liga 2 berhenti total. Padahal, klub-klub baru meniti pertandingan didalam hitungan jari kecil.

PSSI sebagai induk semang sepak bola di negara kami bereaksi cepat. PSSI menerbitkan putusan terkait kompetisi musim 2020 di tengah pandemi virus corona. Kompetisi itu sendiri meliputi Liga 1 dan Liga 2 2020.

Dalam salinan surat PSSI, terkandung enam butir putusan. Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Satu di pada putusan yang menarik perhatian adalah, tidak tertutup mungkin PSSI menghentikan kompetisi secara total. Ini bakal dilakukan kalau status darurat COVID-19 tetap diperpanjang oleh pemerintah melebihi 29 Mei 2020.

Jika tidak cukup dari itu, PSSI memerintahkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi untuk lagi mobilisasi liga.

"Statusnya force majeure, didalam arti turut tanggap darurat virus corona (COVID-19) dari Pemerintah Republik Indonesia hingga tanggal 29 Mei 2020. Jika Pemerintah RI memperpanjang tanggap darurat maka kompetisi diberhentikan," demikian bunyi petikan surat itu.

"Namun kalau tanggap darurat tidak diperpanjang kompetisi dilakukan pada 1 Juli 2020," tambah surat tersebut tertanggal 27 Mei 2020. Sebagai informasi, PSSI udah menghentikan kompetisi sejak 16 Maret lalu.

Awalnya, penghentian kompetisi dilakukan sepanjang dua pekan, tapi diubah hingga selagi yang belum ditentukan.

"Hal-hal terkait teknis termasuk tapi tidak terbatas pada penjadwalan, proses dan format kompetisi, kewajiban klub pada pihak ketiga, proses promosi dan degradasi, bakal diatur sesudah itu didalam Surat Keputusan yang terpisah," tulis PSSI didalam suratnya.

"Surat Keputusan ini mulai berlaku termasuk sejak tanggal ditetapkan, bersama dengan keputusan seandainya sesudah itu hari ternyata terkandung kesalahan didalam Surat Keputusan ini, maka bakal diselenggarakan perbaikan sebagaimana mestinya."

Keputusan yang sudah pasti menohok bagi klub-klub peserta, yang bertahan hidup dan memutar tempat tinggal tangga organisasi dari berputarnya kompetisi.

Sebelumnya PSSI termasuk menginstruksikan, klub peserta Liga 1 dan Liga 2 bisa melakukan pergantian kontrak kerja yang disepakati pada klub dan pemain, pelatih serta ofisial atas kewajiban pembayaran gaji di bulan Maret-Juni 2020 yang bakal dibayarkan maksimal 25 % dari kewajiban yang tertulis di didalam kontrak kerja.
Dimaknai Berbeda
Proteksi Sponsor
Masalah Baru: Sekjen Mundur

Tags: #PSSI

Leave a reply "Pusingnya PSSI Berperang Melawan Pandemi Virus Corona COVID-19 dan Diri Sendiri"

Author: 
    author